Powered By Blogger

Kamis, 22 Desember 2016

MANAJEMEN KEUANGAN

Keuangan merupakan unsur administrasi yang menyangkut tentang masalah pembiayaan dalam suatu usaha kerja sama yaitu berkenaan dengan penataan dan pengelolaan segi-segi pembiayaan, yang meliputi penentuan sumber-sumber biaya, cara memperoleh dan menggunakan serta cara mempertanggung jawabkan, kesemuanya ini merupakan fungsi keuangan. 
            Menurut The Liang Gie (Efektivitas Kerja, Pembangunan Negara) mengatakan bahwa keuangan adalah rangkaian perbuatan mengelola segi pembelanjaan dalam usaha kerja.
            Masalah keuangan adalah masalah yang sangat penting bagi setiap pelaksanaan dari suatu kegiatan. Setiap kegiatan atau kerja sama selalu memerlukan pembiayaan, karena pembiayaan ini dapat menentukan hidup matinya suatu organisasi. Kemampuan suatu organisasi untuk hidup dan berkembang tergantuing dari kemampuan euangan yang dimiliki untuk membiayai segenap kebutuhan yang berhubungan dengan kegiatan organisasi yang bersangkutan.
            Kalau Madenan, Soeronidjakoja (Administrasi Perkantoran Modern) mengatakan bahwa keuangan adalah semua hak perusahaan yang mempunyai nilai uang dan segala sesuatu (uang dan benda) yang diperoleh perusahaan dengan mempergunakan hak-hak itu.
            Dari beberapa pendapat tersebut di atas, dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa keuangan perusahaan adalah semua hak-hak dan semua kewajiban yang dinilai dengan uang, segala kekayaan perusahaan dalam bentuk apapun baik secara terpisah maupun tidak terpisah yang dapat dijadikan kekayaan perusahaan.
            Segala sesuatu aktivitas perusahaan memerlukan dana guna membiayai operasi, biasanya dana itu diterima dari pemilik perusahaan maupun dari utang, atau merupakan utang perusahaan yang bertanggung jawab adalah pemilik perusahaan. Segala sesuatunya harus dimulai dengan dana (uang), sehingga pemilik perusahaan memang sudah mempersiapkan dana untuk operasional usahanya, sebab kalau tidak didukung oleh dana yang memadai, biasanya perusahaan itu macet ditengah jalan.
            Keseluruhan aktivitas yang bersangkutan dengan usaha untuk mendapatkan dana dan menggunakan atau mengalokasikan dana disebut pembelanjaan perusahaan dalam artian yang luas (business finance) atau manajemen keuangan (financial management). Pembelanjaan dalam artian yang sempit adalah aktivitas yang hanya dengan usaha untuk mendapatkan dana saja yang sering jga dinamakan pembelanjaan pasif atau pendanaan.
            Pada prinsipnya manajemen perusahaan menuntut dalam memperoleh dana agar penggunaan dana harus didasarkan pada pertimbangan efisiensi dan efektivitas. Berarti bahwa pembelanjaan perusahaan atau manajemen keuangan tidak lain adalah manajemen untuk fungsi-fungsi pembelanjaan.
            Dalam pengelolaan dana yang telah diperoleh, maka perlu ada perencanaan dan pengendalian sehingga penggunaan dana dalam pemenuhan kebutuhan dana dapat dialokasikan sesuai dengan fungsi-fungsi pembelanjaan, sebab salah alokasi berarti pengendalian tidak difungsikan.
1.      Fungsi penggunaan dana harus dilakukan secara efisien, berarti bahwa setiap rupiah dana yang tertanam dalam aktiva harus dapat digunakan seefiisien mungkin untuk dapat menghasilkan keuntungan. Dengan demikian manajer keuangan dalam menjalankan fungsi penggunaan dana harus selalu mencari alternatif-alternatif investasi untuk lemudian dianalisa.

2.       Fungsi pemenuhan kebutuhan dana atau fungsi pendanaan juga harus dilakukan secara efisien. Manajer keuangan harus mengusahakan agar memperoleh dana yang diperlukan dengan biaya yang minimal dan syarat yang menguntungkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar